Blockchain di Luar Kripto: Ketertelusuran untuk Logistik dan Keuangan

15 DESEMBER 2024

Blockchain telah berkembang dari mata uang kripto ke logistik, perbankan, dan catatan publik karena bidang-bidang ini kerap memperdebatkan siapa yang mengubah dokumen. Buku besar bersama dapat mempersingkat perdebatan itu. Teknologi ini tidak memindahkan barang dan tidak menggantikan jaringan antara gudang, kantor, dan mitra transaksi.

Kebutuhan konektivitasnya jelas. Setiap lokasi yang menulis catatan memerlukan koneksi yang tetap aktif sepanjang hari kerja: internet dedicated atau VPN ke sistem pencatatan utama, ditambah kebijakan firewall yang mengizinkan aliran tersebut dan menolak lainnya. Cabang dengan broadband yang padat akan menimbulkan celah pada buku besar yang tampak seperti kesalahan perangkat lunak. Padahal, penyebabnya adalah gangguan last mile.

Peran IDEANET, saat diminta pelanggan, adalah menyediakan jaringan dan tempat aplikasi dijalankan. Pilihannya dapat berupa private cloud, IaaS, platform mitra hyperscaler, atau sistem lokal di pusat data pelanggan. Perangkat lunak buku besar itu sendiri berasal dari mitra atau pengembangan khusus. Hal tersebut perlu disebutkan dalam proposal, bukan disatukan ke dalam "jaringan IDEANET" seolah blockchain merupakan produk konektivitas.

Tata kelola data merupakan bagian penting lainnya. Siapa yang boleh mencatat, berapa lama catatan disimpan, dan regulator mana yang dapat melihatnya adalah keputusan bisnis. Konektivitas yang stabil dan penanggung jawab data yang jelas merupakan prasyarat. Pilihan teknologi blockchain mengikuti keduanya.

Bagikan melalui

Artikel Terkait

Terhubung sekarang.

Siap menyambut era baru konektivitas?

MULAI SEKARANG